
Pemerintah Venezuela tengah mengedarkan draf regulasi komprehensif sebagai bagian dari undang-undang hidrokarbon yang baru diberlakukan, guna menetapkan batasan operasional yang sangat ditunggu-tunggu bagi perusahaan swasta yang ingin berinvestasi di sektor energi negara tersebut.
Pertama kali dilaporkan oleh Bloomberg News, dokumen setebal 63 halaman ini mendefinisikan ketentuan teknis, operasional, fiskal, dan pengawasan regulasi bagi perusahaan asing maupun lokal yang ingin mengembangkan ladang minyak dan gas negara tersebut yang sangat luas.
Kerangka yang diusulkan ini merupakan restrukturisasi mendasar sektor energi Venezuela dengan menetapkan standar eksplisit bagi perusahaan swasta untuk beroperasi di segmen yang sebelumnya dimonopoli oleh perusahaan milik negara, Petróleos de Venezuela SA (PDVSA), seperti pengilangan minyak, peningkatan kualitas minyak, dan perdagangan internasional.
Dalam proses ini, draf tersebut secara resmi mencabut undang-undang minyak bersejarah Venezuela tahun 1943 beserta regulasi turunannya tahun 1969. Bersamaan dengan itu, PDVSA telah mulai mendistribusikan model kontrak terpisah kepada para pengebor internasional untuk memulai negosiasi operasional formal.
Langkah-langkah regulasi ini mengikuti pemberlakuan undang-undang hidrokarbon baru yang menyeluruh pada Januari lalu, yang terjadi tak lama setelah pemerintah Amerika Serikat secara paksa menyingkirkan mantan Presiden Nicolas Maduro dari kekuasaan, sehingga memungkinkan Wakil Presiden Delcy Rodriguez untuk mengambil alih jabatan presiden sementara.
Seiring dengan transisi politik tersebut, Departemen Keuangan AS mulai mencabut sanksi minyak dan keuangan yang berat sebagai bagian dari program stabilisasi, pemulihan ekonomi, dan transisi politik tiga fase yang terkoordinasi, yang dirancang untuk mengintegrasikan kembali Venezuela ke dalam sistem keuangan internasional.
Teks yang baru diedarkan ini merinci mandat-mandat baru bagi industri domestik, mencakup pemanfaatan sumber daya lokal, unitisasi lapangan minyak, pengembalian data kepada negara, dan pemantauan emisi gas rumah kaca.
Menurut penilaian industri yang diterbitkan oleh spesialis energi dan arbiter berbasis di Miami, Elisabeth Eljuri, klausul-klausul dalam teks tersebut sangat mengindikasikan bahwa "penerapan enhanced recovery dan secondary recovery di setiap proyek adalah wajib."
Kementerian minyak maupun kementerian informasi Venezuela tidak merespons permintaan komentar mengenai jadwal akhir implementasi regulasi tersebut.
Source http://dlvr.it/TSZcSP

